Home » , » Kilas Balik Kurikulum 2013

Kilas Balik Kurikulum 2013

Assalamu’alaikum.wr.wb….

Selamat malam dan salam sejahtera bagi kita semua.

Alhamdulillah setelah kemarin admin Kolom Edukasi memposting penjelasan singkat tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kali ini gantian admin menjelaskan kembali sekilas tentang Kurikulum 2013. Rasanya tidak adil dan kurang afdhol kalau yang dibahas cuma KTSP saja, he.

Sebagaimana kita ketahui Kurikulum 2013 atau disingkat Kurtilas adalah kurikulum berbasis karakter. Kurikulum ini merupakan kurikulum baru yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Meski saat ini telah diberhentikan, namun di beberapa Satuan Pendidikan masih tetap digunakan.

Kilas Balik Kurikulum 2013
Kurikulum 2013

Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, nomor 60 tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014, yaitu tentang penghentian pelaksanaan Kurikulum 2013 dan sekolah-sekolah untuk sementara kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), kecuali bagi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang sudah melaksanakannya selama 3 (tiga) semester, Satuan Pendidikan Usia Dini, dan Satuan Pendidikan Khusus.

Penghentian tersebut bersifat sementara, paling lama sampai tahun pelajaran 2019/ 2020. Tapi menurut admin sendiri hal ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa penghentian ini benar-benar sampai Tahun Pelajaran 2019/2020, karena bisa saja nanti kebijakan Pemerintah berubah lagi. Bisa jadi sebelum Tahun tersebut, tepat pada Tahun tersebut atau bahkan melewati Tahun tersebut (kita tunggu saja).

Kurikulum 2013 sendiri merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pada pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, dimana siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam proses berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun dan sikap disiplin yang tinggi.

Dalam Kurikulum 2013, mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik pada satu satuan pendidikan pada setiap satuan atau pun jenjang pendidikan. Sementara untuk mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik, dipilih sesuai dengan pilihan dari mereka.

Kedua kelompok mata pelajaran bersangkutan (wajib dan pilihan) terutamanya dikembangkan dalam struktur kurikulum pendidikan tingkat menengah yakni SMA dan SMK. Sementara itu mengingat usia dan perkembangan psikologis dari peserta didik usia 7 – 15 tahun, maka mata pelajaran pilihan yang ada belum diberikan untuk peserta didik tingkat SD dan SMP.

Kilas Balik Kurikulum 2013
Ilustrasi Kurtilas

Kurikulum 2013 memiliki tiga aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap dan perilaku (moral). Dengan penjelasan sebagai berikut ;

1. Pengetahuan

Untuk aspek pengetahuan pada kurikulum 2013, masih serupa dengan aspek di kurikulum yang sebelumnya, yakni masih pada penekanan pada tingkat pemahaman siswa dalam hal pelajaran. Nilai dari aspek pengetahuan bisa diperoleh juga dari Ulangan Harian, Ujian Tengah/ Akhir Semester, dan Ujian Kenaikan Kelas. Pada kurikulum 2013 tersebut, pengetahuan bukanlah aspek utama seperti pada kurikulum-kurikulum yang dilaksanakan sebelumnya.

2. Keterampilan

Keterampilan merupakan aspek baru yang dimasukkan dalam kurikulum di Indonesia. Keterampilan merupakan upaya penekanan pada bidang skill atau kemampuan. Misalnya adalah kemampuan untuk mengemukakan opini pendapat, berdiksusi/ bermusyawarah, membuat berkas laporan, serta melakukan presentasi. Aspek Keterampilan sendiri merupakan salah satu aspek yang cukup penting karena jika hanya dengan pengetahuan, maka siswa tidak akan dapat menyalurkan pengetahuan yang dimiliki sehingga hanya menjadi teori semata.

3. Sikap dan Perilaku (Moral)

Sikap dan perilaku (moral) adalah aspek penilaian yang teramat penting dalam Kurikulum 2013. Aspek tersebut merupakan aspek tersulit untuk dilakukan penilaian. Karena meliputi perangai sopan santun, adab dalam belajar, sosial, absensi dan agama. Kesulitan penilaian dalam aspek ini banyak disebabkan karena Guru tidak setiap saat mampu mengawasi siswa-siswinya. Sehingga penilaian yang dilakukan tidak begitu efektif.

Sementara untuk buku Laporan Belajar atau Rapor pada Kurikulum 2013 tersebut ditulis berdasarkan pada Interval serta dihapuskannya sistem ranking yang sebelumnya ada pada kurikulum. Hal ini dilakukan untuk meredam persaingan antar peserta didik.

Upaya penilaian pada Rapor di kurikulum 2013 tersebut dibagi ke dalam 3 kolom yaitu Pengetahuan, Keterampilan, dan juga Sikap. Setiap kolom nilai tersebut (Pengetahuan dan Keterampilan) dibagi lagi menjadi 2 bagian kolom yaitu kolom angka dan juga kolom huruf, dimana setiap kolom diisi menggunakan system nilai interval.

Mungkin itu dulu uraian singkat tentang Kurikulum 2013 atau Kurtilas yang dapat admin sampaikan. Semoga dapat bermanfaat bagi pengunjung setia blog Kolom Edukasi, khususnya bagi admin pribadi. Hal-hal lain yang berkaitan dengan Kurikulum 2013 insya Allah akan admin share pada postingan lain kali.

Akhir kata, Terima Kasih. Mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan. Sekian dan Wassalam.
Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment