Home » » Belanja Pegawai di Bawah dari 30 Persen, Kaltara Masih Bisa Rekrut CPNS

Belanja Pegawai di Bawah dari 30 Persen, Kaltara Masih Bisa Rekrut CPNS

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung setia Kolom Edukasi di manapun berada.

Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi menegaskan, sebagai pembantu Presiden, dirinya harus melaksanakan kebijakannya. Hal itu juga berlaku terhadap permintann Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie, yang minta kepada Kementerian PANRB agar dikecualikan dari kebijakan moratorium dalam rekruitmen CPNS tahun 2016.

Hal itu terungkap dalam acara pembukaan Forum Komunikasi, Koordinasi dan Konsultasi (FK3) PANRB di Tarakan, Kaltara, Kamis (19/05). "Sebagai pembantu Presiden, saya pasti melaksanakan perintah beliau," ujarnya menegaskan.

Belanja Pegawai di Bawah dari 30 Persen, Kaltara Masih Bisa Rekrut CPNS


Karena itu, Yuddy minta kepada Gubernur Kaltara untuk segera menyampaikan usulan formasi CPNS ke Kementerian yang dipimpinnya. Menteri menambahkkan bahwa belanja pegawai di Kaltara masih di bawah 30 persen dari APBD. "Jadi masih dimungkinkan menambah CPNS," ujarnya.

Disadari, sebagai provinsi baru, Kaltara harus berpacu dengan daerah lain dalam melakukan pelayanan publik. Apalagi secara geografis, Kaltara memiliki wilayah yang berada di wilayah perbatasan, baik wilayah darat maupun lautnya.
Baca juga: Jangan Ada Lagi Korban, Bualan Penerimaan CPNS Tahun 2016
Selain masalah SDM Aparatur, Gubernur Kaltara menyatakan bahwa ada 10 aspirasi masyarakat Kaltara yang masuk dalam RPJMN.
  • Pertama, pembangunan prasarana jalan dan jembatan wilayah perbatasan. 
  • Kedua, peningkatan 5 bandara di perbatasan dan pembangunan bandara Sebatik. 
  • Ketiga, perpanjangan runway bandara internasional Tarakan, Tanjung Selor, dan Nunukan. 
  • Keempat, pembangunan 11 pelabuhan dan dermaga sungai. 
  • Kelima, lanjut Irianto, pembangunan sarana dan prassrana kesehatan. 
  • Keenam, pembangunan infrastruktur ricr and food estate. 
  • Ketujuh, pembangunan jembatan Bulungan - Tarakan (Bulan). 
  • Kedelapan, pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI). 
  • Kesembilan, pembangunan PLTA 15.000 MW, 
  • Dan terakhir pembangunan pusat pemerintahan terpadu.
Saat Yuddy berkunjung ke kantor Gubernur di Tanjung Selor, Gubernur mengatakan bahwa kantor yang ditempati saat ini merupakan bekas kantor Bupati Bulungan, yang kini sudah pindah di kantor baru. (ags/HUMAS MENPANRB)

Demikian informasi yang dapat admin share yang dikutip dari laman menpan.go.id. Semoga bermanfaat, terima kasih dan wassalam.
Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment