Home » , » Dua Sekolah Ini Merayakan Kelulusan dan Perpisahan dengan Cara yang Berbeda dari Sekolah Lain

Dua Sekolah Ini Merayakan Kelulusan dan Perpisahan dengan Cara yang Berbeda dari Sekolah Lain

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nahdlatul Ulama (NU) Tenggarang menggelar khataman Al-Qur'an seiring pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) kelas 12. Sekolah bebas biaya gratis sampai lulus ini melibatkan pelajar 166 pelajar yang terdiri atas siswa kelas 10, kelas 11, dan kelas 12 dalam acara khataman.


Dua Sekolah Ini Merayakan Kelulusan dan Perpisahan dengan Cara yang Berbeda dari Sekolah Lain


Khataman ini berlangsung di aula SMK NU Tenggarang Jalan Pakisan Nomor 341 Desa Bataan Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso, Sabtu lalu (7/05).

Kepala SMK NU Tenggarang Daris Wibisono Setiawan menjelaskan, “Kegiatan ini diadakan untuk menanamkan iman dan takwa siswa melalui khataman Al-Qur'an.”

Daris juga menambahkan, acara ini merupakan sebagai strategi menangkal siswa yang hari ini waktunya lulusan agar tidak corat-coret dan konvoi. Ia bersyukur 100% peserta didiknya dinyatakan lulus dalam pengumuman.

"Ini langkah cerdas menghambat siswa untuk tidak merayakan kelulusan dengan hal-hal yang negatif," katanya.

Terlihat semua pelajar SMK NU Tenggarang dengan khidmah membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan didampingi guru SMK NU Tenggarang Fiqi Abdillah.
Baca juga: Syarat Masuk SMA Negeri di Pontianak Harus Khatam Al-Quran bagi Calon Siswa Muslim

Sementara Itu
Ratusan siswa dan alumni Madrasah Aliyah Al-Azhar Kota Banjar menggelar perpisahan kelas dan Isra' Mi'raj. Pada kesempatan ini mereka merampungkan Al-Qur'an sebanyak 30 kali khatam sejak pagi sekitar pukul 5.30-9.00 WIB di ruang kelas serta halaman sekolah, Rabu (11/5).

Menurut Ketua Panitia Irfan Saeful Rohman, sebanyak 142 siswa yang telah dinyatakan lulus perlu mendapatkan dorongan motivasi dari guru, orang tua, serta lingkungan menuju jenjang selanjutnya.

"Usaha kita upayakan para siswa melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Do'a pun kita panjatkan melalui khataman ini agar mereka dipermudah jalannya oleh Allah," terangnya kepada NU Online.

Dua Sekolah Ini Merayakan Kelulusan dan Perpisahan dengan Cara yang Berbeda dari Sekolah Lain


Irfan berharap melalui kegiatan ini siswa senantiasa cinta terhadap agama dan NKRI. Pasalnya, siswa yang telah lulus juga perlu mendapatkan arahan agar tidak terjebak paham yang tidak jelas arahnya.

"Semua alumni selalu kita kumpulkan dalam momentum tertentu. Intinya agar kita tahu perjalanan para alumni sekolah ini," pungkasnya.

Kepala sekolah Al-Azhar Drs KH Muin Abdurrohim menegaskan, siswa yang telah lulus diimbau untuk memegang teguh ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah.

"Saya berpesan semua alumni MA Al-Azhar senantiasa dekat dengan pesantren, dekat kiai serta wajib menjaga keutuhan NKRI dari segala paham transnasional yang bertentangan dengan Pancasila," tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun NU Online, sebanyak 31 siswa telah diterima di perguruan tinggi yang ada di Indonesia melalui jalur program SNMPTN. (Muhafid/Alhafiz K)

Demikian informasi yang dapat admin share, yang dikutip dari laman nu.or.id. Semoga bermanfaat, mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan. Terima kasih dan wassalam.
Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment