Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah Semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019

Posted By On September 01, 2018


Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 5749/D/R/2018

Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Pada saat memasuki Tahun Ajaran 2018/2019 dan sejalan dengan siklus periodikal pembelajaran di sekolah tersebut maka data-data pada sistem pendataan Dapodik juga harus turut dimutakhirkan. Untuk melakukan proses pemutakhiran data di semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019 telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 (Daftar pembaruan dan penjelasan terlampir).


Seperti dirilis laman resmi dapodikdasmen (31/08/2018), Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5749/D/R/2018 tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah Semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019. Melalui surat tersebut Dirjen Dikdasmen menyampaikan dengan hormat kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota agar mengintruksikan ke seluruh satuan pendidikan di wilayah binaannya sesuai dengan kewenangannya untuk melakukan pemutakhiran data melalui aplikasi Dapodik 2019 dan melakukan pengiriman data/sinkronisasi sampai dengan tanggal 21 September 2018 yang merupakan batas akhir pengambilan data/cut off untuk program BOS triwulan IV tahun 2018.

Selanjutnya Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota diharapkan melakukan sosialisasi sekaligus melakukan supervisi ke seluruh sekolah untuk memastikan tingkat keterisian data. Demikian juga LPMP dan Pengawas Sekolah dengan berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk melakukan verifikasi dan validasi data Dapodikdasmen sesuai dengan kewenangannya pada wilayah binaan masing-masing. (Surat Edaran selengkapnya dapat diakses pada lampiran berita ini).

Demikian informasi yang dapat admin sampaikan, semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

LAMPIRAN


2. Daftar Perubahan Dapodikdasmen Versi 2019


Rilis Aplikasi Dapodikdasmen 2019

Posted By On August 18, 2018


Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda semua pengunjung Kolom Edukasi dimanapaun berada.

Untuk menyelaraskan prosedur dan mekanisme pemanfaatan data Dapodik dalam berbagai transaksi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Tim Dapodikdasmen telah merilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya.

Dapodikdasmen versi 2019

Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen yang dilakukan secara terus-menerus merupakan upaya untuk selalu meningkatkan kualitas data Dapodik dan juga upaya untuk mengakomodasikan regulasi yang berlaku, di antaranya aturan yang baru terbit pada tahun 2018 seperti Permendikbud No 14 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat dan Permendikbud No 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah.

Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2018.b patch 1 dan patch 2) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER.

Berikut adalah tabel daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019:

Dapodikdasmen 2019

Proses tarik dan tambah data peserta didik dapat dilakukan pada laman yang baru, yaitu laman Kelola Data Sekolah. Laman Kelola Data Sekolah dapat diakses pada alamat berikut (Klik Disini). Panduan penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen dan Laman Kelola Data Sekolah telah dideskripsikan pada Buku Panduan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019 (terlampir: Klik Disini).

Untuk itu kepada seluruh Bapak/Ibu Operator Dapodik untuk segera melakukan upgrade ke Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019 dan melakukan pemutakhiran data Tahun Ajaran 2018/2019. Demikian informasi yang dapat admin sampaikan. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Sumber: dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id (17/08/2018).

Rekrutmen CPNS 2018, Tenaga Pendidikan hingga Poros Maritim Jadi Prioritas

Posted By On May 23, 2018


Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Kabar gembira bagi Anda yang sedang menunggu informasi rekrutmen CPNS 2018, pasalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur telah menyampaikan informasi terkait penerimaan CPNS tahun 2018. Meski  tahapan penerimaan CPNS masih dalam proses validasi data usulan formasi dari kementerian/lembaga dan pemda serta masih dirapatkan tidak ada salahnya bagi Anda yang ingin mengikuti tes tersebut untuk mempersiapkan diri. Tentunya tetap menunggu dan memantau informasi resminya melalui laman menpan.go.id atau bkn.go.id selaku website utama yang akan mengumumkan penerimaan CPNS 2018 secara resmi.

MenpanRB Asman Abnur. Foto:Menpan.go.id
Seperti diketahui, proporsi terbesar formasi CPNS tahun 2018-2019 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis, guna mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.  Karena itu, rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

“Kita memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran nawacita, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” ujarnya di sela acara Buka Bersama dan Peluncuran Corporate Card BRI di Jakarta, seperti dikutip dari laman resmi menpan.go.id, Selasa (22/05).

Saat ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasional adalah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta atau sekitar 38%. Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan.

Menteri Asman juga menyinggung bahwa Indonesia dan dunia tengah menghadapi perubahan cepat di era industri 4.0 yang dicirikan dengan dominannya peran mesin dan otomatisasi, serta terintegrasinya sistem komputasi dan jejaring dalam proses fisik. “Oleh karena itu, diperlukan ASN yang profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki daya hospitality, entrepreneurship, dan networking, serta tentunya tetap harus memiliki rasa nasionalisme dan berintegritas, “tambahnya.

Untuk itu, dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS harus berdasarkan 6 (enam) prinsip yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari prartik KKN serta tidak dipungut biaya. “Forum Konsultasi dan Validasi Usulan Kebutuhan PNS ini bertujuan untuk memastikan bahwa usulan Kebutuhan PNS pada Kementerian/Lembaga tahun 2018 sudah sesuai dengan arah pembangunan nasional dan kebutuhan organisasi sehingga tidak terjadi mismatch,“ imbuhnya.

Usut Tuntas Penyebar Hoax Penerimaan CPNS 2018

Sementara itu sebelumnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Birokrasi memperingatkan warga Negara Indonesia untuk waspada terhadap informasi hoax terkait penerimaan CPNS Tahun 2018. Hal ini menyusul ditemukannya surat bodong berisi informasi penerimaan tenaga honorer, terutama yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga berita sebelumnya : Pemerintah Belum Terbitkan Pengumuman Resmi Rekrutmen CPNS Tahun 2018 
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menegaskan bahwa surat yang beredar di masyarakat melalui media sosial tersebut adalah palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, atau hoax. kasus ini agar diusut tuntas agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar.

Menteri menghimbau kepada masyarakat yang ingin mengikuti penerimaan CPNS untuk lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya. Apalagi saat ini tahapan  penerimaan CPNS masih dalam proses validasi data usulan formasi dari skementerian/lembaga serta pemda.

Demikian informasi yang dapat admin sampaikan, semoga bermanfaat. Jangan lupa bahwa informasi penerimaan CPNS 2018 akan disampaikan secara resmi pada laman menpan.go.id dan bkn.go.id. Terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Cara Mudah Mengetahui Spesifikasi Laptop bagi Operator Sekolah

Posted By On May 07, 2018

Assalamu'alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

Salah satu faktor penunjang kegiatan Operator Sekolah adalah memiliki laptop yang memenuhi standar untuk menginstal aplikasi dapodik, minimal harus memenuhi syarat spesifikasi minimum komputer/ laptop (hardware) yang akan dijelaskan di bawah. Karena jika tidak, maka bisa dipastikan akan mengganggu kerja Operator saat menjalankan aplikasi dapodik. Hal ini biasanya ditandai dengan lambat loading saat membuka atau menjalankan aplikasi tersebut.

Cara mengetahui spesifikasi laptop
Spesifikasi laptop/ PC

Seperti diketahui, untuk dapat menjalankan aplikasi Dapodik dengan baik, spesifikasi perangkat keras (hardware) yang diperlukan yaitu:
  • Processor minimal Pentium Core Duo
  • Memory minimal 2 GB
  • Storage tersisa minimal 400 MB
  • CD/DVD drive jika instalasi melalui media CD/DVD
Sedangkan spesifikasi minimum software (Operating System dan Browser) adalah:

1. Microsoft Windows Operating System
  • a. Windows 7 32 & 64 Bit
  • b. Windows 8 32 & 64 Bit
  • c. Windows 8.1 32 & 64 Bit
  • d. Windows 10 32 & 64 Bit
  • e. Layar Monitor dengan resolusi minimal 1024 x 768
2. Browser Internet Modern
  • a. Mozilla Firefox
  • b. Google Chrome
  • c. Opera
  • d. Comodo
  • e. UC Browser
Adapun cara mudah mengetahui spesifikasi laptop adalah sebagai berikut.

Jika Anda pengguna Windows 8.1 atau Windows 10 silahkan buka System lewat menu start pada Taskbar bawah sebelah kiri dengan cara klik mouse sebelah kanan (lihat gambar 0.1).

Cara mengetahui spesifikasi PC
gambar 0.1 cek spesifkasi laptop
Kemudian klik kiri mouse pada tulisan System (gambar 0.2).

Cara melihat spesifikasi laptop
gambar 0.2 cek spesifikasi laptop
Selanjutnya Windows akan menampilkan spesifikasi lengkap perangkat keras (hardware) pada laptop atau komputer Anda  Bagaimana, Sangat mudah sekali bukan?. Semoga bermanfaat, wassalamu'alaikum.wr.wb.

Perubahan Cuti Bersama Lebaran 2018 Ditambah Tiga Hari

Posted By On April 20, 2018

Assalamu'alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Pemerintah menambah cuti bersama Idul Fitri dengan melalui perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018. SKB itu memutuskan perubahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari sebelumnya 4 hari, menjadi 7 hari. Jika pada postingan sebelumnya admin menginfokan tentang Jadwal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018, maka dengan terbitnya Perubahan SKB tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama maka Jadwal tersebut sudah tidak berlaku.

Jadwal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

Dalam SKB Tiga Menteri yang ditetapkan tanggal 22 September 2017 lalu, cuti bersama Idul Fitri ditetapkan pada tanggal 13, 14, 18, dan 19 Juni 2018. Dalam SKB Tiga Menteri bernomor 223/2018, nomor 46/2018, dan nomor 13/2018, cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah bertambah dua hari sebelum lebaran yaitu tanggal 11 dan 12 Juni, dan sehari sesudah lebaran yakni tanggal 20 Juni. Cuti bersamanya menjadi tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018.

Libur Idul Fitri sendiri jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018 di hari Jumat dan Sabtu.  “Tambahan cutinya tanggal 11, 12 dan 20 Juni,” ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dalam penandatanganan SKB tiga Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, seperti dikutip pada laman resmi menpan.go.id, Rabu (18/04).

Perubahan SKB itu ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. Acara tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Puan menambahkan, salah satu pertimbangan penambahan cuti bersama itu terkait dengan pengaturan arus lalu lintas. "Salah satu pertimbangan kenapa ditambah cuti bersama yaitu untuk mengurai arus lalu lintas sebelum lebaran dan sesudah mudik lebaran," jelas Puan.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat cukup waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga. "Semoga semua hal yang dipersiapkan bisa dijalankan dengan baik. Kami berharap apa yang dilakukan saat ini bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka melakukan silaturahmi," imbuh cucu Presiden Pertama RI tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini menjelaskan SKB ini berlaku untuk TNI, POLRI, pegawai swasta, dan BUMN. Sedangkan cuti bersama bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Presiden. (don/HUMAS MENPANRB)

Demikian informasi yang dapat admin share. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu'alaikum.wr.wb.

Unduh: Perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tentang Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2018