Featured Post

Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Dasar

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020

Admin
Assalamu'alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Dalam rangka efesiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 Pemerintah dalam hal ini Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menetapkan SKB Tiga Menteri Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020.

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020

Adapun rincian Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama adalah sebagai berikut:

  1. 1 Januari, Tahun Baru 2020 Masehi
  2. 25 Januari, Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili
  3. 22 Maret, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
  4. 25  Maret, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942
  5. 10 April, Wafat Isa Al Masih
  6. 1 Mei, Hari Buruh Internasional
  7. 7 Mei, Hari Raya Waisak 2564
  8. 21 Mei, Kenaikan Isa Al Masih
  9. 24-25 Mei, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah
  10. 1 Juni, Hari Lahir Pancasila
  11. 31 Juli, Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah
  12. 17 Agustus, Hari Kemerdekaan RI
  13. 20 Agustus, Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah
  14. 29 Oktober, Maulid Nabi Muhammad SAW
  15. 25 Desember, Hari Raya Natal

Cuti bersama sebagai berikut:

  1. Tanggal 22, 26 dan 27 Mei (Hari Jumat, Selasa dan Rabu), Cuti bersama untuk Hari Raya Idul Fitri.
  2. Tanggal 24 Desember (Hari Kamis), Cuti Bersama untuk Hari Raya Natal.

Untuk informasi lebih lengkap terkait SKB Tiga Menteri Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020 silahkan unduh di akhir artikel. Demikian informasi tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020. Semoga bermanfaat, terima kasih dan wassalamu'alaikum.wr.wb.

- SKB Tiga Menteri Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020

Kurangi Beban Guru, RPP Cukup Satu Halaman

Admin
Kurangi Beban Guru, RPP Cukup Satu Halaman

Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Salah satu inisiatif Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam mengeluarkan kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar” adalah Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Mendikbud nadiem Makarim (image:kemdikbud)

Menurut Mendikbud, inisiatif penyederhanaan RPP ini didedikasikan untuk para guru agar meringankan beban administrasi guru. RPP yang sebelumnya terdiri dari belasan komponen, kini disederhanakan menjadi tiga komponen inti yang dapat dibuat hanya dalam satu halaman. Adapun tiga komponen inti tersebut adalah tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesman atau penilaian pembelajaran. Ia menambahkan, selanjutnya Kemendikbud akan memberikan beberapa contoh RPP singkat yang cukup dikerjakan dalam satu halaman namun tetap berkualitas.

Hal yang penting dalam sebuah RPP, lanjut Mendikbud, bukan tentang penulisannya, melainkan tentang proses refleksi guru terhadap pembelajaran yang terjadi. “Sebenarnya esensinya RPP atau lesson plan adalah proses refleksi daripada guru itu. Pada saat dia menulis suatu RPP, dia laksanakan di kelas besoknya, lalu dia kembali pada RPP itu untuk melakukan refleksi. Tercapai enggak, apa yang dia maksudkan? Dari situlah pembelajaran terjadi. Jadi bukan dengan menulis 10 halaman sekadar buat administrasi,” tuturnya saat Rapat Koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12/2019)

Ia pun meminta para kepala dinas pendidikan yang hadir dalam rapat koordinasi untuk mengomunikasikan kebijakan ini kepada pengawas sekolah di wilayahnya masing-masing agar mereka mengerti esensi dari RPP. “Agar (RPP) dilakukan tapi tidak menjadi beban terlalu berat, karena esensinya adalah proses yang terjadi. Itu yang penting,” tegasnya.

Dengan adanya kebijakan baru tentang penyederhanaan RPP ini, guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Berorientasi pada murid berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar murid di kelas. Guru dapat tetap menggunakan format RPP yang telah dibuat sebelumnya, atau bisa juga memodifikasi format RPP yang sudah dibuat.

Demikian informasi yang dapat share sebagaimana dikutip dari laman resmi kemdikbud.go.id (11/12/2019). Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Inilah Besaran Gaji Baru PNS Sesuai PP Nomor 15 Tahun 2019

Admin

Assalamu'alaikum.wr.wb., salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung portal kolomedu di manapun berada.

Dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemerintah telah menaikkan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil pada tahun 2019.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.
kenaikan gaji pns tahun 2019
Tabel Gaji PNS 2019
Dalam PP yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 13 Maret 2019 disebutkan, mengubah lampiran II Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015.

 “Ketentuan sebagaimana dimaksud mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019,” bunyi Pasal 1 ayat (2) PP ini.
Baca juga berita sebelumnya "BKN Lakukan Kajian Kenaikan Gaji PNS Tahun 2019".
Dalam lampiran PP ini disebutkan, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp1.560.800 (sebelumnya Rp1.486.500). Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp5.901.200 (sebelumnya Rp5.620.300).
pns golongan I
Golongan I
Untuk PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.022.200 (sebelumnya Rp1.926.000), tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp3.820.000 (sebelumnya Rp3.638.200.
pns golongan II
Golongan II
Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.579.400 (sebelumnya Rp2.456.700), tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp4.797.000 (sebelumnya Rp4.568.000).
pns golongan III
Golongan III
Sedangkan gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp3.044.300 (sebelumnya Rp2.899.500), dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp5.901.200 (sebelumnya Rp5.620.300).
pns golongan IV
Golongan IV
“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II Peraturan Pemeritah Nomor 15 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 13 Maret 2019 itu.

Demikian informasi tentang kenaikan Besaran Gaji Baru PNS Sesuai PP Nomor 15 Tahun 2019 seperti dikutip laman resmi setkab.go.id (15/03/2019). Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Cara Membuat Akun PTK untuk Login Aplikasi Dapodik

Admin
Assalamu'alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Salah satu fitur pembaruan dapodik versi 2019.b adalah perubahan data pribadi pada GTK hanya dapat dilakukan oleh individu GTK yang bersangkutan. Perubahan data individual PTK dan data rinci PTK mengharuskan login menggunakan akun ptk masing-masing yang sudah di buat pada menu penugasan oleh operator sekolah.


Jika sebelumnya operator sekolah yang mengerjakan perubahan data pribadi dan data rinci GTK, kini akun PTK masing-masing yang mengerjakannya. Apabila perubahan data pada tabel GTK dilakukan oleh akun operator maka akan tampil peringatan seperti gambar di bawah.


Agar dapat mengubah data, pertama pastikan masing-masing GTK telah memiliki akun. Jika GTK belum memiliki akun, silahkan login ke aplokasi dapodik seperti biasanya kemudian pilih salah GTK yang akan dibuatkan akun lalu pilih tombol Penugasan.


Pada tabel penugasan, klik tombol Buat/Ubah Akun.


Tambahkan akun GTK dengan cara isi username dengan format email dan password sesuai keinginan.


Setelah dibuat akun GTK jangan lupa simpan. Kemudian silahkan log out (keluar) dari aplikasi dapodik.

Untuk memastikan apakah akun PTK berhasil dibuat silahkan login menggunakan username dengan format email dan password akun PTK yang telah dibuat.


Setelah berhasil login, pilih menu GTK di dashboard aplikasi dapodik. Data yang ditampilkan adalah data GTK yang bersangkutan yang telah dibuat akunnya. Untuk melakukan perubahan data individual PTK dan data rinci PTK klik ubah untuk melakukan perubahan, lalu klik simpan.


Demikian Cara Membuat Akun PTK untuk Login Aplikasi Dapodik. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu'alaikum.wr.wb.

Rilis Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.c Tahun Ajaran 2018/2019

Admin

Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam sejatera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Dalam rangka pemutakhiran data Semester 2 Tahun Ajaran 2018/2019 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah telah merilis APLIKASI DAPODIKDASMEN Versi 2019.c. yang merupakan perbaikan dan pembaruan dari dapodik versi 2019.b. Perbaikan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari laporan-laporan adanya bugs. Beberapa perbaikan dan pembaruan pada aplikasi ini di antaranya yaitu pengaturan untuk mengakomodasikan program SKS, pengaturan pada rombongan belajar, validasi pada NIK, NISN, dan titik koordinat serta pengaturan lainnya.

Aplikasi Dapodikdasmen

Aplikasi ini dirilis dalam bentuk INSTALLER yang dapat diunduh pada lampiran berita ini. Uninstall Aplikasi Dapodikdasmen versi lama (Versi 2019.b) kemudian unduh dan install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.c serta lakukan registrasi ulang.

Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019.c :
  • 1. [Perbaikan] Perubahan data pribadi pada GTK hanya dapat dilakukan oleh individu GTK yang bersangkutan
  • 2. [Perbaikan] Perbaikan validasi pengecekan mata pelajaran yang tidak terdapat di struktur kurikulum
  • 3. [Perbaikan] Perbaikan bugs pada saat pemilihan mata pelajaran pada pembelajaran
  • 4. [Perbaikan] Menonaktifkan tombol proses kelulusan bersama pada jenjang SMA dan SMK
  • 5. [Perbaikan] Menonaktifkan tombol Luluskan PD Tingkat Akhir pada menu Rombongan Belajar
  • 6. [Perbaikan] Menonaktifkan tombol Batalkan Registrasi pada menu Peserta Didik Keluar
  • 7. [Perbaikan] Penguncian tombol Tambah Siswa Kelas 1 SD hanya dapat dimapping pada rombel tingkat 1 saja
  • 8. [Perbaikan] Penguncian perubahan variabel jenis_kelamin, tempat_lahir dan NIK pada formulir GTK
  • 9. [Perbaikan] Penguncian perubahan variabel jenis_kelamin dan tempat_lahir pada formulir Peserta Didik
  • 10. [Perbaikan] Mengosongkan isian default pada saat penambahan rombongan belajar
  • 11. [Perbaikan] Menginvalidkan semua referensi yang terkait GTK jika referensi sudah dinonaktifkan dari pusat
  • 12. [Perbaikan] Perubahan validasi variabel NIK, NISN, lintang dan bujur wajib diisi bagi Peserta Didik Kelas 3, 6, 9, 12, dan 13.
  • 13. [Perbaikan] Perbaikan bugs pada saat tambah peserta didik untuk SILN
  • 14. [Perbaikan] Perbaikan bugs pada saat update pembaruan sinkronisasi
  • 15. [Perbaikan] Perbaikan menu rombongan belajar untuk mengakomodasi program SKS
  • 16. [Perbaikan] Perbaikan alur pengisian peserta didik yang mengikuti program SKS
  • 17. [Perbaikan] Penguncian jam mengajar per minggu sesuai kurikulum yang berlaku
  • 18. [Perbaikan] Perbaikan dan penyempurnaan pencegahan proses sinkronisasi jika terdeteksi menggunakan prefill yang telah berhasil
  • sinkronisasi sebelumnya
  • 19. [Perbaikan] Perbaikan dan penyempurnaan pada saat registrasi baik online ataupun offline dengan penambahan persentase status bar
  • 20. [Perbaikan] Perbaikan dan penyempurnaan web service lokal
  • 21. [Pembaruan] Penambahan Menu Nilai UKK (Uji Kompetensi Keahlian) khusus untuk bentuk pendidikan SMK
  • 22. [Pembaruan] Penyesuaian terhadap penambahan bentuk pendidikan baru yaitu SMAK
  • 23. [Pembaruan] Penambahan filtering bagi peserta didik hanya bisa naik kelas satu tingkat di atasnya
  • 24. [Pembaruan] Penambahan pemicu pembatalan perubahan tingkat pendidikan, kurikulum dan program keahlian (untuk jenjang SMA dan
  • SMK) jika rombongan belajar tersebut sudah terisi anggota rombel dan pembelajaran
  • 25. [Pembaruan] Penambahan filter pada saat mapping anggota rombel, peserta didik tidak bisa turun kelas dan loncat kelas
  • 26. [Pembaruan] Penambahan validasi untuk Penyelenggara Pondok Pesantren
  • 27. [Pembaruan] Penambahan validasi bagi peserta didik tingkat akhir pada jenjang SMK harus sudah pernah mengikuti Prakerin Siswa
  • 28. [Pembaruan] Penambahan validasi bagi peserta didik tingkat akhir harus memiliki NIS/NIPD

Agar proses unduh prefill lebih cepat dan lancar, maka dilakukan pengaturan alamat unduhan berdasarkan zona wilayah/provinsi. Jadi, pastikan menggunakan tautan unduh prefill sesuai dengan wilayah provinsi masing-masing sekolah. Tautan prefill dapat diakses pada laman dapodikdasmen menu unduhan atau pada bagian lampiran berita ini.

Demikian informasi yang admin sampaikan, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Sumber: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/rilis-pembaruan-aplikasi-dapodikdasmen-versi-2019-c

Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik serta Foto Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019

Admin

Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan lomba artikel dan karya jurnalistik serta foto pendidikan dan kebudayaan 2019.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada para fotografer yang sudah dikategorikan oleh panitia dengan kategori pelajar, guru, umum, wartawan, serta kategori favorit yang peduli pada dunia pendidikan dan kebudayaan di Indonesia. Adapun Tema lomba tahun 2019 adalah "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan".


Hadiah untuk Pemenang Lomba adalah sebagai berikut.

Untuk kategori guru, umum dan wartawan berhak mendapatkan hadiah:
·         Juara Pertama
Hadiah sebesar Rp 15.000.000,- (dipotong pajak)
·         Juara Kedua
Hadiah sebesar Rp 12.000.000,- (dipotong pajak)
·         Juara Ketiga
Hadiah sebesar Rp 10.000.000,- (dipotong pajak)

Sedangkan kategori pelajar berhak mendapatkan hadiah:
·         Juara I (3 pemenang): masing-masing Rp. 6.000.000 (dipotong pajak)
·         Juara II (5 pemenang): masing-masing Rp. 4.000.000 (dipotong pajak)
·         Juara III (7 pemenang): masing-masing Rp. 3.000.000 (dipotong pajak)

Sedangkan juara favorit berhak mendapatkan hadiah: Rp 10.000.000,- (dipotong pajak)

Ketentuan Lomba

  • 1. Foto yang diikutsertakan dalam lomba adalah foto yang menggambarkan dunia pendidikan dan/atau kebudayaan di Indonesia
  • 2. Foto yang diikutsertakan tidak mengandung SARA dan Pornografi maupun melanggar undang-undang yang berlaku
  • 3. Mengirimkan foto dalam format .jpeg dengan ukuran file minimal 1 MB dan maksimal 2,50 MB, bisa menggunakan DSLR, kamera saku, kamera smartphone high resolution. Tidak diperkenankan menggunakan Drone
  • 4. Pemenang wajib mengirimkan file asli foto
  • 5. Foto berwarna (Full Colour) tanpa watermark
  • 6. Editing foto hanya sebatas edit minor, antara lain: crop, brightness, contrast
  • 7. Foto dibuat pada periode 1 Mei 2018 sampai 20 Maret 2019 .
  • 8. Foto diterima panitia paling lambat tanggal 20 Maret 2019, pukul 16.00 WIB (waktu panitia)
  • 9. Mencantumkan judul foto dan narasi singkat (caption)
  • 10. Tiap peserta dapat mengirimkan maksimal 5 karya foto
  • 11. Diunggah ke dalam laman lombafotoartikel.kemdikbud.go.id
  • 12. Foto yang dikirim original, tidak rekayasa, duplikatif, replikatif, dan reproduksi
  • 13. Setiap peserta wajib melampirkan identitas pengirim yaitu: nama, kategori yang diikuti, akun instagram, profesi, alamat,email, nomor telpon/handphone, dan KTP/SIM/Kartu Pelajar
  • 14. Peserta kategori guru adalah guru yang aktif mengajar dibuktikan dengan NUPTK atau surat keterangan dari pimpinan satuan pendidikan tempat mengajar
  • 15. Untuk kategori wartawan, karya foto sudah pernah dimuat dan melampirkan Kartu Pers serta bukti pemuatan
  • 16. Untuk kategori umum, peserta merupakan warga negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang berdomisili di Indonesia
  • 17. Belum Pernah diikutsertakan dalam lomba apapun dan tidak sedang disertakan dalam lomba foto lainnya
  • 19. Peserta wajib mengikuti (follow) akun instagram @kemdikbud.RI dan mengunggah ulang (repost) pengumuman lomba di akun instagramnya
  • 20. Semua foto yang disertakan dalam lomba, wajib diunggah di akun instagram peserta dengan mention ke akun @kemdikbud.RI dan menggunakan tagar#lombafotokemdikbud2019
  • 21. Fotografer bukan pegawai Kemendikbud pusat
  • 22. Panitia berhak menggugurkan karya foto apabila diketahui tidak sesuai dengan kriteria lomba
  • 23. Kemendikbud berhak menggunakan/memublikasikan foto yang masuk ke panitia untuk kepentingan nonkomersial Kemendikbud. Panitia dibebaskan dari tuntutan pihak ketiga (Objek Foto) apabila foto diperlukan untuk keperluan di atas.
  • 24. Keputusan Panitia lomba tidak dapat diganggu gugat
  • 25. Lomba ini tidak dipungut biaya.

Untuk informasi dan pendaftaran, silakan klik https://lombafotoartikel.kemdikbud.go.id. Untuk mengunduh poster, klik tautan di bawah artikel.

Untuk pertanyaan terkait lomba foto, silakan sampaikan surel ke lombafoto@kemdikbud.go.id. Sedangkan untuk lomba artikel ke artikel.jurnalistik@kemdikbud.go.id

Demikian informasi tentang Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik serta Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2019. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Unduh Poster Lomba: