Home » » Grahatama Pustaka, Gedung Perpustakaan Terbesar Di Indonesia

Grahatama Pustaka, Gedung Perpustakaan Terbesar Di Indonesia

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi Anda semua pengunjung setia Kolom Edukasi. Tidak terasa hari ini kita sudah memasuki libur awal semester pertama, sekaligus libur Natal dan Tahun Baru 2016.

Menghabiskan liburan bersama keluarga tentu sesuatu yang istemewa bagi kita yang ingin menikmati masa liburan ini, selain karena untuk menghilangkan rasa jenuh dari aktivitas kita sehari-hari sebelumnya yang ‘mungkin’ super sibuk.

Ohya kali ini admin Kolom Edukasi akan membagikan informasi terbaru tentang salah satu tempat, yang mungkin bisa Anda kunjungi di masa liburan ini. Meski menurut informasi tempat ini belum dibuka secara umum, dan baru akan dibuka pada tahun 2016 nanti, tapi tidak ada salahnya Anda mengetahuinya, karena saya yakin tempat ini adalah salah satu “tempat mendidik” bagi Anda dan keluarga. Dan jika ada kesempatan silahkan Anda mengunjunginya.

Apa sih nama tempat tersebut?, untuk lebih jelasnya silahkan Bapak Ibu baca informasi di bawah ini yang admin ambil dari berbagai sumber. Oke hehe.

Sebagaimana kita ketahui, Yogyakarta dengan segala keistimewaan alam dan budayanya, kini kembali mencengangkan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Yogyakarta sendiri. Karena sejak tanggal 21 Desember yang lalu Yogyakarta telah resmi memiliki gedung perpustakaan terbesar di Indonesia yang diberi nama Grahatama Pustaka , bahkan menurut beberapa sumber perpustaakan tersebut adalah yang terbesar se-asia tenggara. Peresmian Perpustakaan terbesar ini dilakukan oleh Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X.




Sekilas Tentang Grahatama Pustaka

Nama Grahatama Pustaka mengandung arti tempat menyimpan swaka. Karena di Perpustakaan ini terdapat berbagai koleksi buku yang masih baru hingga buku langka yang sudah dicetak lagi, baik dalam bentuk buku maupun digital.

Gedung perpustakaan ini dirancang untuk mengakomodir fungsi perpustakaan sebagai institusi yang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi bagi masyarakat luas.

Gedung tersebut dibangun dengan empat menara menjulang yang mengandung makna empat kesempurnaan orang Jawa, yaitu Prakoso, Wulung, Wangi, dan Agung. Perpustakaan itu diharapkan mampu menjadi pintu gerbang bagi manusia dalam mencapai derajat tertinggi melalui pengetahuan yang terkandung dalam berbagai koleksi perpustakaan itu.

Fasilitas yang ada di Perpustakaan Grahatama Pustaka

Menurut Kepala Bidang Pelayanan dan Pelestarian Perpustakaan BPAD DIY, Monika Nurastiani, perpustakaan Grahatama Pustaka menjadi perpustakaan terbesar di Jawa Tengah dan DIY. Memiliki kurang lebih 7.500 judul yang merupakan koleksi langka berupa naskah kuno dan stablats. Namun, koleksi langka tersebut hanya bisa dibaca di tempat, dan untuk sejumlah  naskah kuno yang telah rapuh hingga kini terus dilakukan upaya alih media menjadi bentuk digital sehingga tetap bisa diakses.

Selain itu, lanjutnya, perpustakaan yang dibuka gratis untuk masyarakat itu juga memiliki koleksi buku sebanyak 180.000 judul. Sementara itu, dengan luas gedung yang ada diperkirakan perpustakaan tersebut akan mampu menampung sebanyak 2.000 pengunjung. Monika optimis, perpustakaan itu akan menjadi tempat belajar yang menyenangkan, karena didukung dengan berbagai fasilitas seperti ruang belajar, ruang audio visual, ruang digital, ruang bermain, ruang dongeng, ruang koleksi anak, dan ruang musik serta bioskop 6 Dimensi. Monika mengklaim, keberadaan bioskop 6 Dimensi akan menjadi salah satu fasilitas unggulan yang saat ini masih langka dimiliki oleh lembaga perpustakaan di tempat lain.


Grahatama Pustaka, Gedung Perpustakaan Terbesar Di Indonesia

Grahatama Pustaka merupakan perpustakaan umum, sehingga masyarakat umum bisa mengaksesnya, mulai dari anak-anak usia balita sampai orangtua. Gedung perpustakaan itu juga dibangun dengan menyediakan akses bagi para penyandang disabilitas. Tahun 2016 nanti, kata Monika, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah komputer bersuara bagi tuna netra, di samping beberapa koleksi buku braille yang kini sudah bisa diakses.

Perpustakaan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 70 miliar ini berdiri di atas lahan seluas 2,4 hektare. Perpustakaan ini memiliki tiga kantong parkir outdoor dan satu tempat parkir basement, sehingga pengunjung tidak perlu kebingungan untuk tidak kebagian lahan parkir.

Jumlah koleksi dalam bentuk buku cetak sekitar 400 ribu buah dan buku digital 350 ribu, tetapi belum bisa diunggah karena sedang dalam proses untuk dibuat chip digital. Perpustakaan ini dilengkapi dengan ruang bercerita anak-anak, bioskop, ruang teater, ruang audio visual.

Di samping  itu dilengkapi fasilitas tempat berjualan makanan. Perpustakaan yang terbuka untuk umum ini, selain menyediakan fasilitas peminjaman juga akan dilengkapi dengan akses free wifi yang cukup kencang bagi para pengunjungnya.

Apabila dilihat dari fasilitas yang dibangun, perpustakaan Grahatama Pustaka merupakan perpustakaan terbesar dan termegah dibandingkan dengan perpustakaan yang ada di provinsi lain, dan koleksinya juga terlengkap.

Pihak Grahatama Pustaka akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar para pelajar bisa menggunakan fasilitas yang ada di perpustakaan secara gratis, untuk menyaksikan film yang menjadi arsip dan koleksi BPAD DIY.

Di samping pelajar, masyarakat umum juga bisa menggunakan fasilitas perpustakaan  daerah, misalnya menyaksikan film dokumenter, dan film tentang pendidikan.

Sepekan sebelum Grahatama Pustaka diresmikan, pengurus telah menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk masyarakat umum, seperti seminar, lomba bercerita, karnaval pustaka, menampilkan wayang kulit, Kyai Kanjeng dan berbagai lomba lainnya seperti lomba jinggle, lomba maskot, lomba macapat dan masih banyak lainnya.

Maskot dan jinggle dari perpustakaan, tidak dibuat dari pihak pengurus tetapi dilombakan dan pemenang dari hasil lomba tersebut, karyanya dipatenkan untuk selamanya dijadikan icon dari perpustakaan.

Setelah diresmikan, perpustakaan untuk sementara ditutup, hal ini dilakukan karena untuk pembenahan dan penataan kembali.

Aktifitas Grahatama Pena akan dimulai kembali pada Januari 2016 dengan jadwal buka pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB. Pengunjung perpustakaan ini akan dilayani oleh sebanyak 30 tenaga kontrak.

Bagi pelajar dan mahasiswa cukup dengan menunjukkan kartu tanda pelajar atau kartu tanda mahasiswa untuk mendapatkan kartu perpustakaan. Sekitar 400.000 buku cetak dan 350.000 e-book siap memanjakan Anda, masyarakat Yogyakarta dan Anda seluruh warga Indonesia yang hoby berkunjung ke perpustakaan untuk sekedar membaca atau mencari referensi buku bacaan.

Bagaimana Bapak Ibu Sahabat setia pengunjung Kolom Edukasi apakah Anda tertarik meluangkan waktu saat liburan nanti untuk berkunjung ke perpustakaan Grahatama Pustaka?.

Demikian informasi yang dapat admin share kali ini, semoga bermanfaat. Terima kasih dan wassalam. (Disarikan dari berbagai sumber)
Previous
« Prev Post

9 komentar:

  1. Masih kalah megah dengan pusataka soeman hs pekanbaru riau

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm.. iya kah? mungkin lain kali perlu diperkenalkan juga perpustakaannya, biar lebih terkenal :)

      Delete
  2. boleh pinjem buku gak sih mas? kalo boleh batas waktunya brp lama?

    ReplyDelete
  3. Kalau di jakarta perpusdanya dimana ya Om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau jakarta kurang tahu Mas Zainal, tapi menurut hasil search Perpusatakaan Umum Daerah Jakarta terletak di area Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

      Delete