Dapodik

Keluarga

Inspiratif

Latest NEWS

Kisah Naufal Raziq, Siswa MTs Penemu Energi Listrik dari Pohon Kedondong

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi dimanapun berada.

Usianya baru 15 tahun, tapi layaknya sudah dewasa. Dialah Naufal Raziq, siswa Kelas 3 kelas III MTS Negeri Langsa Lama, Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Meski usianya tergolong muda, namun ia berhasil menemukan energi listrik dari pohon kedondong (Spondias Dulcis Forst).

Naufal Raziq, Siswa MTs Penemu Energi Listrik dari Pohon Kedondong
Image/jawapos.com

Sebagai apresiasi atas penemuannya, Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) memberikan beasiswa.

"Kami sangat mengapresiasi prestasi dan inovasi yang dilakukan Naufal. Kami sudah bertemu dengannya untuk memberikan beasiswa," ujar Direktur KSKK M Nur Kholis Setiawan di Jakarta, dikutip dari www.kemenag.go.id, Rabu (17/05).

Menurutnya ada tiga hal yang diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Naufal:

Pertama, beasiswa senilai Rp20 juta. "Beasiswa ini diberikan langsung hari ini di Kementerian Agama dalam bentuk tabungan," katanya.

Kedua, beasiswa pendidikan bagi Naufal untuk melanjutkan ke madrasah unggulan, yaitu MAN 3 Malang. "Naufal akan diterima melalui jalur khusus. Selain agar bisa mengembangkan riset, Naufal diharapkan bisa menginspirasi siswa MAN 3 Malang lainnya," katanya.

Ketiga, bantuan proses sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Menurut M Nur Kholis, Kemenag sudah memiliki pengalaman dalam proses pengurusan sertifikasi HKI.

Sebelumnya, ada sembilan karya ilmiah hasil riset para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kediri yang sudah tercatat di Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Sembilan hasil riset tersebut adalah:
  1. Manfaat Lendir Bekicot (Achatina fulica) sebagai Obat Luka Alama (Pencipta: Risma Nailul Amalia)
  2. Pemanfaatan Tulang Ayam Boiler Sebagai Bubur Yang Bergizi dan Bernilai Ekonomis (Pencipta: Fahril Haikal Ilmi Sihabuddin)
  3. Fermentasi Sampah Sayuran Pasar Grosir Kota Kediri Sebagai Pakan Ternak Untuk Meningkatkan Hasil Pertenakan Sapi di Kota Kediri dan Sekitarnnya (Pencipta: Muhammad Rofiqul Ilmi)
  4. Kopi Biji Pepaya Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol (Pencipta: Astrid Rizkiya Sally)
  5. Roti Sukun Untuk Diet Rendah Kalori (Pencipta: Astrik Rizkya Sally)
  6. Pemanfaatan Sarang Telur Laba-laba (Cocoon) Dari Ordo Araneae Sebagai Bahan Alami Alternatif Penutup Luka (Pencipta: Rezza Putri Mahartika)
  7. Pengaman Rumah Penggerak Solenoid dengan Koder Morse (Pencipta: Aufa Millatul Haqq)
  8. Potensi Biofungisida dari Jahe, Lengkuas Merah, Kunyit dan Labu Siam Untuk Mencegah dan Membasmi Jamur pada Tanaman Sawi (Pencipta: Rahmah Nur Diana)
  9. Nasi Gadung (Dioscorea hipsida Dennst) Sebagai Substitusi Nasi Jagung (Zae mays) Sebagai Makanan Rendah Kalori bagi Penderita Obesitas.

Perlu diketahui, untuk menemukan energi listrik dari pohon kedondong membutuhkan waktu yang lama bagi Naufal. Hal itu berawal saat dia mempelajari ilmu pengetahuan alam dan membaca bahwa buah yang mengandung asam bisa menghantarkan listrik.

Mula-mula Naufal menguji pada buah kentang. Setelah itu dia berpikir jika buahnya mengandung asam berarti pohonnya juga mengandung asam. "Akhirnya saya mulai melakukan eksperimen,” ujar bocah kelahiran Langsa, 20 Maret 2002.

Dari pohon kentang, lalu Naufal melakukan eksperimen pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Setelah itu, dia mencoba jenis pohon lainnya. ”Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik,” ujarnya bercita-cita ingin menjadi ilmuwan dan masuk ITB (Institut Teknologi Bandung) itu.

Lantas puaskah Naufal? Tidak. Karena itu kini Naufal tengah mencari cara agar ada akselerasi daya pemulihan (recovery) energi listrik dari pohon kedondong itu secara optimal. Sebab, dari percobaan sebelumnya, kemampuan pemulihan dari pohon kedondong membutuhkan waktu lama dan belum stabil.

Sebagaimana dikutip www.jawapos.com, saat ini, putra pertama dari tiga bersaudara pasangan Supriaman dan Ny Deski ini mengaku sedang melakukan uji coba dengan proses penyimpanan energi dari pohon kedondong ke charger baterai dan dari sana ke lampu atau mirip proses solar cell.

Dia berharap nyala lampu bisa stabil karena pada proses sebelumnya dengan langsung dari pohon ke lampu, energinya tidak stabil dan lama kelamaan drop serta recovery secara alaminya lambat sekali.

Penemuan Naufal ini memang tidak datang begitu saja. Bahkan tidak hanya dari sekolah. Dukungan sang ayah sangat membantu dalam percobaannya tersebut. Kebetulan ayah Naufal bekerja di bidang elektronika. Jadi sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik.

Kini, Selain mendapatkan beasiswa dari Kementerian Agama, Naufal juga telah bekerjasama dengan PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero). Bahkan Pertamina EP juga telah membantu pengurusan hak paten pembangkit listrik menggunakan pohon kedondong dari Kementerian Hukum dan HAM.

Manajer Humas Pertamina EP, Muhammad Baron mengatakan, Pertamina EP Aset I Field Rantau membantu pengembangan energi listrik dari pohon kedondong menuju skala yang lebih besar, terutama untuk menerangi kampungnya yang memang belum tersentuh jaringan listrik. Apalagi, Naufal memang berasal dari Tampur Paloh, dusun yang jauh di pedalaman pelosok Aceh.

Menurut Baron, penemuan Naufal merupakan kisah sukses sinergi antara Pertamina dan masyarakat dalam menciptakan inovasi yang memberikan solusi bagi permasalahan yang ada. Ini perlu dicontoh oleh daerah-daerah lain di Indonesia.

Selamat ya Naufal, semoga penemuanmu dapat menginspirasi teman-temanmu yang lain sekaligus menunjukkan bahwa untuk berhasil, membutuhkan suatu proses, yaitu belajar dan terus belajar.

Demikian kisah inspiratif yang dapat admin bagikan, semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Program Bantuan SMK English Challenge 2017

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

SMK English Challenge 2017 (Program Bantuan Pelaksanaan Ujian Kemampuan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Dengan ETS. TOEIC.): Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menghadirkan format baru dalam dunia kerja, membuka kesempatan bekerja di lintas negara.  Setiap bangsa dituntut memiliki keunggulan daya saing yang terletak pada manusianya. Tenaga kerja yang berdaya saing dan terampil di Indonesia salah satunya dilahirkan dari SMK.

Nawacita telah menempatkan pendidikan vokasi sebagai prioritas utama pembangunan pendidikan yang diwujudkan dengan Inpres Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Manusia Indonesia. Diantara misi Nawacita yang diemban oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan SMK untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK adalah membuka akses terhadap “ sertifikasi lulusan SMK”.

Program Bantuan SMK English Challenge 2017

Salah satu daya saing tenaga kerja yang mutlak dimiliki pada era ini adalah kemampuan berkomunikasi secara internasional dengan bahasa Inggris yang merupakan Lingua Franca. Direktorat Pembinaan SMK mewujudkan salah satu misi Nawacita dengan memberikan bantuan Sertifikasi Kemampuan Bahasa Inggris berstandar Internasional bagi siswa SMK dengan TOEIC® (Test Of English for International Communication) melalui program yang dikenal dengan nama SMK ENGLISH CHALLENGE sejak tahun 2016.

Mengulang kesuksesan tahun 2016, Direktorat Pembinaan SMK kembali membuka peluang bagi siswa SMK di Indonesia untuk memiliki sertifikasi kemampuan berbahasa Inggris yang diakui dan diterima secara internasional, yaitu TOEIC. Program dimulai dibuka pada tanggal 15 Mei 2017 dan detail bisa dilihat disini (link unduh infografis).

Pastikan siswa Anda turut bersaing di ajang SMK English Challenge dan menangkan persaingannya untuk masa depan yang unggul. Pendafaran bisa dilakukan DISINI.

Demikian informasi  tentang SMK English Challenge 2017: Program Bantuan Pelaksanaan Ujian Kemampuan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Dengan ETS. TOEIC sebagaimana dirilis laman resmi litbang.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Silahkan Unduh Lampiran :

Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI Selama Ramadhan Tahun 2017

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI Selama Ramadhan: Memasuki bulan suci Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 25 Mei 2017 mendatang, Pemerintah pusat melakukan penyesuaian jam kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan POLRI. Hal tersebut bertujuan agar pelayanan yang diberikan ASN kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi berpuasa.

Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI Selama Ramadhan

Berdasarkan hal tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur melalui surat edaran dengan nomor 20 tahun 2017 mengeluarkan jam kerja yang menjadi acuan para ASN, TNI, maupun POLRI.

Diharapkan, melalui surat edaran yang ditembuskan kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tersebut, para ASN, TNI, dan POLRI dapat menjaga kualitas ibadah puasa selama bulan ramadhan, namun juga tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

Berikut ini jam kerja bagi para ASN, TNI, dan POLRI selama bulan suci Ramadhan :

1. Bagi instansi pemerintah yang melakukan 5 (lima) hari kerja :
  • a) Hari Senin sampai dengan Kamis : Pukul 08.00- 15.00 / waktu istirahat : 12.00 -12.30
  • b) Hari Jumat : pukul 08.00 - 15.30. / waktu istirahat 11.30 - 12.30

2. Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan 6(enam) hari kerja :
  • a) Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : pukul 08.00 - 14.00 / waktu istirahat : pukul 12.00 - 12.30
  • b) Hari Jumat : pukul 08.00 - 14.30 / waktu istirahat : pukul 11.30 - 12.30

3. Jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan 5(lima) atau 6 (enam) hari kerja selama bulan Ramadhan minimal 32,50 jam perminggu.

4. Ketentuan pelaksanaan lebih lanjut mengenai jam kerja pada bulan Ramadhan tersebut diatur oleh pimpinan instansi pemerintah pusat dan daerah masing masing dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat

Dalam surat edaran yang diterapkan pada 16 mei 2017 tersebut ditujukan kepada para menteri Kabinet Kerja, Sekretaris Kebinet Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, Panglima TNI, Para kepala lembaga pemerintah non kementerian, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, kemudian para pimpinan Kesekretariatan Lembaga non struktural, para pimpinan lembaga lainnya, para Gubernur, dan para Bupati/Walikota. (byu/HUMASMENPANRB)

Demikian info resmi terkait Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI Selama Ramadhan Tahun 2017 sebagaimana dirilis laman menpan.go.id. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Meski dengan Keterbatasan Fisik, Guru Honorer ini Tetap Semangat Mengajar

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

Cacat fisik sejak lahir tidak membuat Untung (42), seorang guru honorer di sebuah sekolah swasta Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum di Sumenep, Jawa Timur patah semangat untuk berkarya mengisi hari-harinya. Dia tetap semangat mengajar meski dalam kondisi keterbatasan fisik dan mendapat posisi sebagai guru honorer.

Meski dengan Keterbatasan Fisik, Guru Honorer ini Tetap Semangat Mengajar

Sejak lahir Untung memang tidak memiliki kedua tangan. Namun semangat mengabdi terhadap dunia pendidikan tetap dijaganya. Untung sudah puluhan tahun mengajar dengan status guru honorer.
Selama ini, ayah dari dua anak ini melakukan segala sesuatu lakukan kedua kakinya. Namun siapa sangka, kedua kakinya begitu cekatan, sama dengan orang normal lainnya. Termasuk mulai membuka tas, buku ajaran bahkan menulis di papan tulis.

Guru honorer ini mengaku, sudah puluhan tahun mengajar. Menurut Untung, meski cacat fisik, dia memiliki keinginan kuat untuk membantu mencerdaskan bangsa, walau dengan gaji kecil sekalipun.
"Untuk memenuhi tambahan kebutuhan keluarga sehari-hari saya beternak burung love bird," kata Guru Untung.

Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum, Mohamad Toyib mengatakan, tidak ada perbedaan perlakuan terhadap Untung dengan guru guru yang lain di sekolah.

Siswa-siswi yang mereka didik justru sangat senang ketika mata pelajaran Guru Untung. Sebab, guru honorer ini dikenal sangat humoris. Bahkan dengan keterbatasan fisik, dia mampu menulis bagus, meski dengan menggunakan kakinya. (Sumber: JPNN)

Demikian informasi yang dapat admin share, semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Rilis Update Aplikasi Dapodik 2017c

Assalamu'alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

Menindaklanjuti laporan ditemukannya bugs/kesalahan teknis pada Aplikasi Dapodik versi 2017b,  khususnya yang berhubungan dengan proses entri data nilai rapor, US/USBN ke dalam Aplikasi Dapodik. Maka dalam rangka terus meningkatkan kualitas data dan mendorong segera di entrikannya data nilai rapor, US/USBN, telah dilakukan perbaikan dan penyempurnaan Aplikasi Dapodik versi 2017 dengan dirilisnya pembaruan Aplikasi Dapodik Versi 2017c.

Dapodik 2017c

Adapun pembaruan dan perbaikan yang dilakukan pada Aplikasi Dapodik 2017c adalah sebagai berikut:
  1. [Pembaruan] Penambahan peran wali kelas untuk penginputan nilai
  2. [Pembaruan] Pembukaan rombongan belajar selain kelas utama untuk penginputan nilai
  3. [Pembaruan] Pembukaan menu input Nilai untuk jenjang SD dan SLB
  4. [Pembaruan] Penambahan tingkat Kelompok A dan Kelompok B khusus jenjang SLB untuk mengakomodir TKLB
  5. [Pembaruan] Pembukaan login 5 semester sebelumnya
  6. [Pembaruan] Penambahan fitur export dan import nilai rapor dan nilai US/USBN
  7. [Pembaruan] Penambahan fitur untuk berpindah template dari nilai rapor ke US/USBN dan sebaliknya
  8. [Pembaruan] Penambahan menu Tentang untuk menjelaskan aplikasi dapodik
  9. [Perbaikan] Perbaikan format Kurikulum 2006 untuk nilai US/USBN untuk jenjang SD, SMP dan SLB
  10. [Perbaikan] Perbaikan format Kurikulum 2006 untuk nilai Rapor untuk jenjang SD, SMP dan SLB
  11. [Perbaikan] Perbaikan sinkronisasi nilai untuk jenjang SD, SMP dan SLB
  12. [Perbaikan] Perbaikan bugs ketika menyalin mata evaluasi

Untuk melakukan update/pembaruan versi aplikasi menjadi Aplikasi Dapodik 2017 c dapat dilakukan dengan menggunakan:

1. UPDATER Aplikasi Dapodik 2017c

langkah-langkahnya sebagai berikut:

2. Pembaruan Online

Untuk melakukan pembaruan secara online, langkah-langkahnya sebagai berikut:
  • a) Pastikan komputer terkoneksi internet.
  • b) Silahkan login pada Aplikasi Dapodik (Versi 2017.b)
  • c) Masuk pada menu Pengaturan, Cek Pembaruan Aplikasi, klik pada tombol “Cek Pembaruan”.
  • d) Maka ditampilkan keterangan bahwa Pembaruan Tersedia. Pembaruan Tersedia (Dapodik 2017c ) Apakah Anda ingin melanjutkan? Pastikan tidak menutup jendela browser sebelum proses pembaruan selesai!
  • e) Klik tombol “Lanjutkan”, maka sistem akan melakukan update pembaruan.
  • f) Setelah proses selesai, klik tombol “Muat ulang halaman sekarang”.

Pembaruan Aplikasi Dapodik 2017c dilakukan untuk membenahi masalah yang berhubungan dengan entri data nilai rapor, US/USBN. Dan berikut adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan input data nilai rapor:

1. Pastikan telah sukses melakukan update/pembaruan ke Aplikasi Dapodik versi 2017c.

2. Lakukan sinkronisasi.
Sinkronisasi ini dimaksudkan agar semua referensi semester yang dibutuhkan turun ke Aplikasi Dapodik, sehingga mengaktifkan pilihan semester ganjil dan genap Tahun 2014/2015, semester ganjil dan genap Tahun 2015/2016, serta semester ganjil dan genap Tahun 2016/2017.

3. Generate Prefill Rapor
Proses generate prefill rapor harus dilakukan agar data pembelajaran dan data anggota rombel dari semester-semester terdahulu masuk ke Aplikasi Dapodik.

4. Periksa kelengkapan data anggota rombel dan data pembelajaran pada semester dimana akan dilakukan proses entri data nilai.

5. Pastikan akun guru mata pelajaran dan wali kelas telah aktif dan dapat login ke Aplikasi Dapodik.
Informasi cara penggunaan lebih lengkap dapat dipelajari pada Panduan Teknis Aplikasi Dapodik Versi 2017.c yang sudah terdapat pada menu Pusat Unduhan di Aplikasi Dapodik.

Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.

Pemerintah Batasi Formasi Pengadaan CPNS Pemda

Assalamu’alaikum.wr.wb.

Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung Kolom Edukasi di manapun berada.

Pasca terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi minta pejabat pembina kepegawaian (PPK) instansi pusat maupun daerah untuk menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja.

Formasi Pengadaan CPNS
Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRb Setiawan Wangsaatmadja (menpan.go.id)

“Penyusunan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS ini dilakukan untuk jangka waktu lima tahun yang diperinci per satu tahun berdasarkan prioritas kebutuhan,” ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja di Jakarta, Jumat (05/05).
Baca juga sebelumnya: PP No. 11/2017: Pengadaan PNS Dilakukan Secara Nasional
Untuk kebutuhan tahun 2017, PPK diminta menyampaikan usulan kebutuhan yang diprioritaskan dari kebutuhan pegawai yang telah diinput ke dalam aplikasi e-formasi, khususnya untuk jabatan fungsional dan jabatan teknis lain yang mendukung tugas inti (core business) instansi.  Khusus untuk pemerintah daerah, lanjut Setiawan, dibatasi hanya pada jabatan guru, dokter, perawat, serta jabatan-jabatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.

Penyampaian kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja ini seperti diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11/2017 tentang Manajemen PNS. PP ini terdiri dari 15 bab, 364 pasal. “Kalo dicetak dalam kertas ukuran A4  ada 160 halaman,” ujarnya menambahkan.

Isinya, mulai dari ketentuan umum, kemudian juga ada penyusunan dan penangkapan kebutuhan, ada pengadaan, dan pangkat, kemudian pengembangan karier dan pengembangan kompetensi, dan sistem informasi manajemen, penilaian kinerja, disiplin, penghargaan, pemberhentian, penggajian dan tunjangan, fasilitas, jaminan pensiun dan jaminan hari tua, perlindungan, cuti, dan ketentuan-ketentuan lainnya.

Ditegaskan, PP ini sebagai salah satu PP pelaksanaan Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN sebagai bagian dari upaya pemerintah mewujudkan merit sistem. Ada 9 poin yang harus diterapkan untuk mewujudkan merit system. Antara lain dalam seleksi harus dilakukan secara adil dan kompetitif. Kemudian menerapkan prinsip-prinsip fairness, memberikan gaji, rewardpunishment berbasis pada kinerja. "Merit sistem itu kata kuncinya: kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Dan kelas jabatan ditentukan dengan bobot, tanggung jawab dan resiko pekerjaan," ujarnya. (ags/HUMAS MENPANRB)

Demikian informasi yang dapat admin share sebagaimana dirilis laman resmi menpan.go.id. Semoga bermanfaat, terima kasih, wassalamu’alaikum.wr.wb.